Wadie Maharief Kepada Imam Tua

Aku curiga , jangan-jangan imamnya itu sang penyairnya :

 Wadie Maharief

Kepada Imam Tua

; Tarawih di Sebuah Mushola
aku lihat berdirimu gagah
di saf terdepan
takbirmu lantang
menyebut asma Allah
penuh pujian
dan ketundukkan
di belakangmu
aku makmum
sami'na waato'na
aku pun hadapkan wajah
ke kiblat
dan kudengar lantunan
ayat-ayat suci menderas
dari nafasmu yang menghamburkan
keharuman
indah, mengajakku
melambung naik ke langit malam
wahai imam tua
kau ajak aku mi'raj
sambil membawa ayat-ayat al-Quran
dengan alunan lagu
teramat indah
di antara awan-awan emas
angin semilir
rukuk dan sujud ikhlas
penuh pujian
aku lihat Tuhan tersenyum
menyaksikanmu
sampai pada rekaat terakhir
assalamualaikum
wa rakhmatullahi wa barakatuh
dan aku terpaku
di sajadahku
----- Yogya 3 Ramadhan 1438 H
Wadhie Maharief, lahir di Prabumulih Sumatera Selatan 13 Maret 1955, puisi, esai, dan cerpennya banyak dimuat di media regional dan nasiopnal, turut dalam beberapa antologi bersama nasional.